Desa Wisata Karang Tengah adalah sebuah desa wisata yang terkenal dengan area hutan jambu mete yang sangat luas. Di lahan jambu mete ini terdapat 5 gasebo untuk wisatawan, 1 ruang pameran, 1 rumah untuk laboratorium ulat sutra dan 1 rumah jaga. Dari tempat ini pengunjung dapat menikmati pemandangan perbukitan yang indah. Namun selain itu ada wisata lainnya yang bisa ditemui disini, dan dikemas menjadi beberapa paket wisata antara lain wisata seni dan budaya, wisata pendidikan, wisata belanja dan wisata religi. Beberapa contohnya adalah wisata spiritual ke pertapaan Ki Ambar Sari, wisata budaya dan seni yaitu gamelan, gejog lesung, kerawitan, jathilan, seni bergodo keprajuritan, laras madyo dan sanggar seni laskito mas, paket wisata belajar : membatik, mebuat rongko keris dan bubut kayu.
Walaupun
belum ditetapkan dengan keputusan bupati namun desa ini telah masuk
kedalam daftar desa wisata pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bantul
sejak tahun 2007. Didesa ini setiap kepala keluarga diberikan tanggung
jawab atas lahan seluas 2.000 meter persegi untuk ditanami jambu mete,
selain buah yang dapat dijual dikembangkan pula ternak ulat sutera liar.
Selain Perkebunan jambu mete tempat ini juga memiliki berbagai jenis
potensi lain yakni batik tulis dengan pewarna alami, pembuatan kerangka
keris, perajin bubut kayu, kripik peyek, bakpia dan jamu instan.
Sedangkan homestay sebagai desa wisata telah terdapat 20 rumah yang
dapat dipergunakan.
Selain
jambu mete, pada wisata alam nya di sini juga banyak terdapat tanaman
lainnya seperti kesumbo dan indigovera untuk pewarna batik, kemenyan,
nogosari (bahan untuk rongko keris), biola, sawo bludru, sawo kecik,
preh, ringin dan berbagai tanaman langka. Sementara untuk kerajinan
tangan tempat ini juga mempunyai kerajinan batik tulis dengan pewarna
alami, sentra perajin rangko keris, perajin bubut kayu, kripik peyek,
bakpia dan jamu. Dengan dilengkapi 20 homestay desa ini mampu
mengakomodasi kebutuhan pengunjung.

